Polresta Bandara Soetta Amankan Kedatangan Keloter 1 WNI Yang di Evakuasi Dari Iran

    Polresta Bandara Soetta Amankan Kedatangan Keloter 1 WNI  Yang di Evakuasi Dari Iran

    TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menerjunkan personel untuk pengamanan kedatangan kloter 1 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran pada Selasa (10/3) malam.

    Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana menjelaskan bahwa pada kesempatan itu pihaknya mengerahkan puluhan personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder lainnya.

    Menurut alumni Akademi Kepolisian tahun 2004 itu, kehadiran personel gabungan itu untuk menciptakan kelancaran, keamanan dan kenyamanan untuk WNI yang baru tiba dari Iran dan masyarakat di Bandara Soetta.

    "Kloter pertama yang tiba di tanah air sebanyak 22 Orang WNI menggunakan pesawat Turkish Airlines TK56, " kata Wisnu saat mendampingi Menteri Luar Negeri RI Sugiono di lokasi kegiatan yakni Terminal 3 Bandara Soetta.

    Mantan Kapolres Probolinggo Polda Jawa Timur itu kembali menegaskan bahwa kehadiran pihaknya tersebut merupakan implementasi dari slogan kepolisian yakni "Polri untuk Masyarakat". 

    Perwira Polri dengan melati emas tiga di pundak tersebut menambahkan bahwa proses kedatangan puluhan WNI dari Iran di Bandara Soekarno-Hatta itu berjalan lancar, aman dan kondusif. 

    "Hingga saat ini situasi kamtibmas di Bandara Soekarno-Hatta aman kondusif. Arus penumpang pesawat terpantau ramai lancar, " pungkas pria murah senyum itu didampingi sejumlah jajarannya. (Humas). 

    polresta bandara soetta wni keloter 1 evakuasi iran
    Sopiyan Hadi

    Sopiyan Hadi

    Artikel Sebelumnya

    Ramadan Berbagi, Polresta Tangerang dan...

    Artikel Berikutnya

    Kasi Humas Polres Lampung Barat Ikuti Kegiatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami