Polresta Bandara Soetta Ajak AP Indonesia Sukseskan Operasi Ketupat Jaya 2026

    Polresta Bandara Soetta Ajak AP Indonesia Sukseskan Operasi Ketupat Jaya 2026

    TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengajak pihak PT Angkasa Pura Indonesia untuk meningkatkan sinergitas khususnya pada arus mudik Lebaran Idul fitri 1447H/2026M.

    Hal tersebut dikemukakan oleh Kapolresta Kombes Pol Wisnu Wardana saat sambang kamtibmas bertajuk 'Jumat Curhat' di Gedung 600 PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Soetta, Jumat (13/3).

    Wisnu menambahkan, saat ini pihaknya menggelar operasi ketupat jaya 2026 selama 13 hari terhitung tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 untuk pengamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447H.

    Menurut alumnus Akademi Kepolisian tahun 2004 itu, untuk memberikan pelayanan prima bagi pemudik, pihaknya bakal menyediakan Pos pengamanan dan Pos pelayanan, Pos Ramah Ibu dan Anak di Terminal 1, 2 dan 3.

    Oleh karena itu, pria kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur tersebut mengajak seluruh jajaran PT Angkasa Pura Indonesia cabang Bandara Soekarno-Hatta untuk bersama-sama menyukseskan operasi ketupat 2026. 

    "Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar, " ujar pria murah senyum itu didampingi wakilnya AKBP Ida Bagus Widwan.

    Terakhir, melalui momen itu Wisnu menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pihak Angkasa Pura Indonesia yang telah bersama-sama Polri mewujudkan kamtibmas kondusif di Bandara internasional Soekarno-Hatta.

    "Keberhasilan operasi ketupat jaya 2026 ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, kami berharap kepada stakeholder terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, " tandasnya.(Humas). 

    polresta bandara soetta ap indonesia operasi ketupat jaya 2026
    Sopiyan Hadi

    Sopiyan Hadi

    Artikel Sebelumnya

    FS Season Pastikan Tutup Selama Ramadhan

    Artikel Berikutnya

    Zulfikar : Geopolitik Global Pengaruhi Fluktuasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami