40 Karyawan Outsourcing PLN dari PT Graha Bara Lestari Diduga Dipangkas Haknya 

    40 Karyawan Outsourcing PLN dari PT Graha Bara Lestari Diduga Dipangkas Haknya 

    TANGERANG - Dunia ketenagakerjaan kembali diguncang isu pemotongan upah sepihak. Sebanyak 40 karyawan PT Graha Bara Lestari, perusahaan outsourcing yang menjadi vendor di PLN UP3 Bandengan, hak pembayaran gajinya tidak dibayarkan penuh.

    Bahkan, 10 dari 40 karyawan itu memutuskan untuk mengundurkan diri secara serentak.

    Aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan mendalam terkait pembayaran gaji yang dianggap tidak sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

    Persoalan utama muncul ketika para karyawan menerima upah bulanan yang jauh di bawah kesepakatan awal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pekerja seharusnya menerima gaji sebesar Rp3, 9 juta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, pada realisasinya, PT Graha Bara Lestari hanya membayarkan gaji sebesar Rp2, 2 juta.

    Ketimpangan sebesar Rp1, 7 juta per bulan ini dinilai sangat mencekik para pekerja, terutama di tengah meningkatnya biaya kebutuhan pokok.

    Kondisi yang dianggap tidak adil ini memicu gelombang pengunduran diri. Dari total 40 personel yang bertugas, 10 orang di antaranya telah resmi mengundurkan diri sebagai bentuk protes dan mosi tidak percaya terhadap manajemen vendor tersebut.

    Salah satu karyawan, Koko Sujarwo, yang memutuskan mundur, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kebijakan perusahaan.

    "Kami bekerja sesuai target dan aturan, tapi hak kami justru dipangkas tanpa kejelasan. Di perjanjian kerja (PKB) jelas tertera angka Rp3, 9 juta, tapi yang masuk ke rekening hanya Rp2, 2 juta. Ini bukan sekadar telat bayar, tapi pemotongan yang tidak masuk akal, ” Kata Koko dalam keterangannya.

    Hingga berita ini diturunkan, ke-10 karyawan yang mengundurkan diri tersebut melayangkan tuntutan keras kepada PT Graha Bara Lestari. Berikut adalah poin-poin utama tuntutan mereka:

    Pembayaran Selisih Gaji: Perusahaan wajib membayarkan sisa gaji yang belum dibayarkan selama masa kerja berlangsung.

    Transparansi Slip Gaji: Penjelasan mendetail mengenai alasan pembayaran yang hanya mencapai 56?ri nilai kontrak.

    Kepatuhan terhadap PKB: Meminta pihak PLN UP3 Bandengan selaku pengguna jasa untuk mengevaluasi kinerja vendor yang diduga melanggar aturan ketenagakerjaan.

    Para eks-karyawan menyatakan tidak akan tinggal diam dan berencana membawa persoalan ini ke instansi terkait jika PT Graha Bara Lestari tidak segera memberikan itikad baik untuk menyelesaikan kekurangan pembayaran tersebut.

    “Kami minta sisa hak kami segera dilunasi, " pungkas Koko. (Spyn). 

    40 karyawan outsourcing pln pt graha bara lestari
    Sopiyan Hadi

    Sopiyan Hadi

    Artikel Sebelumnya

    Lautan Spanduk Aspirasi "Perubahan" Warnai...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    40 Karyawan Outsourcing PLN dari PT Graha Bara Lestari Diduga Dipangkas Haknya 
    Komnas HAM Desak TGPF Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Yunus
    KPK Dalami Cukai, Pengusaha Rokok Khairul Umam Diperiksa
    Lautan Spanduk Aspirasi "Perubahan" Warnai Muscab PKB Kabupaten Tangerang, Pengurus Pilih Bungkam
    Polresta Bandara Soekarno-Hatta Luncurkan Flyer Layanan Polisi 110
    Terima Telpon Melalui Call Center 110, Personel Polresta Bandara Soetta Gerak Cepat Bantu Seorang Pria Kebingungan Saat Tiba di Terminal 2
    Aktivitas Judi Sabung Ayam di Gang Kancil Jatimulya Kosambi Jalan Kembali Hampir 5 Bulan
    Polresta Serang Kota Gerak Cepat, Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara Dipasangi Garis Polisi
    Polresta Bandara Soetta Gelar Simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa
    Polresta Bandara Soetta Terjunkan Personel Pengamanan Kedatangan Jenazah Prajurit TNI Stgas UNIFIL Lebanon
    Terima Telpon Melalui Call Center 110, Personel Polresta Bandara Soetta Gerak Cepat Bantu Seorang Pria Kebingungan Saat Tiba di Terminal 2
    Aktivitas Judi Sabung Ayam di Gang Kancil Jatimulya Kosambi Jalan Kembali Hampir 5 Bulan
    Ciptakan Mudik Aman, Polresta Bandara Soetta Sediakan Layanan gratis penitipan barang sementara
    Operasi Ketupat Jaya 2026, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Sediakan Kendaraan Gratis untuk Antar Pemudik Ke Terminal Terminal
    Pelayanan Prima Arus Balik Lebaran 2026, Satlantas Polresta Bandara Soetta Bantu Pemudik Salah Masuk Terminal
    Satlantas Polresta Tangerang Pasang Spanduk Imbauan di Titik Rawan Kecelakaan Pasar Kemis
    Terharu Kisah Agista, Kapolres Tangerang Kota Beri Tali Asih dan Alat Lukis untuk Anak Pemulung
    Anak Yatim Di Kawasan Industri III Bunder-Cikupa Terima Santunan Dari PT.MDY dan Serikat SPSI PT.Dolphin Food
    Bakti Ramadhan, Polsubsektor Sheraton Bandara Soetta Bagi-bagi Takjil ke Masyarakat 
    PGR DPC Kecamatan Cikupa Gelar Konsolidasi dan Pemantapan Struktur, Perkuat Soliditas Organisasi

    Ikuti Kami