CSR PIK 2 Adakan Program Women Support Women 3.0 di Masjid Al-Ikhlas PIK

    CSR PIK 2 Adakan Program Women Support Women 3.0 di Masjid Al-Ikhlas PIK

    Jakarta - Corporate Social Responsibility (CSR) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 resmi mengadakan program Women Support Women 3.0 dengan mengusung tema "Independence, Career, and Personal Branding — Empowering Every Woman To Be Her Best".

    Kegiatan yang menjadi ruang inspiratif mempertemukan perempuan dari berbagai latar belakang untuk saling menguatkan dan bertumbuh bersama, yang didukung Direktur Estate Management Agung Sedayu Group, Dr Ir H Restu Mahesa diadakan di Masjid Al-Ikhlas PIK, Jumat (20/2/2026) siang.

    Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh perempuan inspiratif, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Rismawati Maesyal Rasyid, figur publik Asri Welas dan Paula Verhoeven, dan para tamu undangan lain diberbagai daerah. 

    Dalam sambutannya, perwakilan Agung Sedayu Group menyampaikan bahwa pembangunan kawasan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai sosial.

     

    “Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan masyarakat. Ketika perempuan berdaya, lingkungan pun ikut bertumbuh, ” ujar Dr. Restu Mahesa. 

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Rismawati Maesyal Rasyid, menekankan pentingnya solidaritas antar perempuan dalam menghadapi tantangan zaman.

     

    “Perempuan tidak harus berjalan sendiri. Dengan saling mendukung, kita bisa menjadi lebih kuat, lebih percaya diri, dan lebih berdampak bagi keluarga serta masyarakat, ” ujarnya. 

    Melalui dialog yang hangat dan reflektif, Women Support Woman 3.0 membahas tiga pilar utama, yaitu kemandirian (independence), perjalanan karier (Career), serta keaslian dalam membangun citra diri (Personal Branding). 

    Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai talkshow, tetapi sebagai gerakan sosial yang menumbuhkan budaya saling mendukung antar perempuan.

     

    Diselenggarakan menjelang waktu berbuka puasa, acara ditutup dengan sesi refleksi dan doa bersama, memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas. 

    Women Support Woman 3.0 diharapkan dapat terus berkembang menjadi platform kolaboratif yang mendorong perempuan untuk lebih percaya diri, berdaya, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial.

     

    Founder Intens Entertainment, Anesrembes, menyampaikan bahwa Women Support Woman bukan sekadar program, melainkan gerakan nilai yang relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini.

    “Women Support Woman lahir dari kesadaran bahwa perempuan tidak harus berjalan sendiri. Di tengah tekanan sosial dan ekspektasi yang semakin tinggi, perempuan membutuhkan ruang untuk didengar dan dikuatkan. Ini bukan sekadar talkshow, ini adalah gerakan saling menguatkan, ” ujar Anesrembes.

     

    Ia juga menambahkan bahwa konsep ini sengaja dihadirkan dalam suasana masjid menjelang berbuka puasa untuk memberikan dimensi reflektif dan spiritual. 

    “Kami ingin perempuan pulang bukan hanya dengan inspirasi, tetapi dengan rasa tenang, rasa cukup, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian, ” tambahnya.

     

    Women Support Woman 3.0 membahas tiga pilar utama, yakni kemandirian (independence), perjalanan karier (career), serta keaslian dalam membangun citra diri (personal branding). Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan doa bersama, memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas perempuan.(IG/Spyn). 

    csr pik 2 program women suport women masjid al-ikhlas
    Sopiyan Hadi

    Sopiyan Hadi

    Artikel Sebelumnya

    Ketua Umum FRIC Fast Respon Indonesia Center...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI AD Rampungkan Rehab Jembatan Gantung di Langkat, Akses dan Konektivitas Warga Kembali Normal
    WNA China Didakwa Rampas Tambang Emas, Pakai 50 Ton Peledak Ilegal
    Ketua Umum FRIC Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman Sampaikan Ucapan Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sinta Emilia Sari Binti M. Jumli
    Satreskrim Polresta Tangerang Bagikan Takjil di Tigaraksa, Wujud Hadirnya Polisi di Tengah Masyarakat
    Dua Perkara Berbeda, Polresta Serang Kota Tegaskan Proses Hukum Sesuai Prosedur

    Ikuti Kami